BPOM Hari Ini Pacu Inovasi Obat & Perkuat Pengawasan Distribusi
BPOM menunjukkan langkah nyata dalam mempercepat inovasi obat dan meningkatkan pengawasan distribusi neymar88 untuk melindungi masyarakat dari obat tidak bermutu dan ilegal.
Baca juga: Efisiensi Anggaran BPOM Jadi Peluang Besar untuk Modernisasi Pengawasan
Sistem inovasi dan regulasi terbaru yang dijalankan BPOM mencakup beberapa aspek berikut:
-
Percepatan izin edar obat inovatif
-
Target durasi pemrosesan izin obat turun dari 300 hari menjadi hanya 90 hari kerja.
-
-
Penguatan pengawasan distribusi ONPP (Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor)
-
Forum koordinasi UPT BPOM memperkuat standar pengawasan fasilitas distribusi dan layanan, memastikan obat sampai ke konsumen dalam kondisi aman.
-
-
Regulasi baru untuk terapi canggih (ATMP)
-
Peraturan BPOM No. 8/2025 mengatur produk terapi advanced, memastikan kualitas dan keamanan sebelum diedarkan.
-
-
Program asistensi regulatori dan sertifikasi industri
-
Pelaksanaan asistensi regulatori terpadu dihadiri oleh industri farmasi di wilayah Jabodetabek dan Sumatera, dengan pemberian sertifikat CPOB/CDOB kepada beberapa perusahaan.
-
-
Auditing bahan baku & kemandirian obat
-
Peluncuran tiga program inovatif yang mendukung audit kolektif rantai pasokan bahan baku dan memperkuat kemandirian nasional dalam produksi obat.
-
BPOM juga memanfaatkan efisiensi anggaran sebagai momentum untuk meningkatkan kolaborasi, penerapan teknologi digital, dan inovasi pengawasan—semua dijalankan tanpa mengurangi standar pengawasan distribusi obat.
Langkah ini bukan hanya soal regulasi, tapi juga bagaimana BPOM memastikan bahwa obat inovatif dapat diakses publik lebih cepat, didistribusikan secara aman, dan diproduksi secara mandiri. Keseimbangan antara percepatan akses dan pengawasan distribusi menjadi strategi utama yang dijalankan hari ini.